Bondowoso, 13 Juni 2026 – Laboratorium Agroindustri Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Jember menyelenggarakan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) pada tanggal 12–13 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, tendik, dan peserta umum dari kalangan peternak lokal di Bondowoso. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi peserta dalam melaksanakan penyembelihan hewan yang sesuai dengan syariat Islam, prinsip kesejahteraan hewan, serta standar keamanan pangan.
Pelatihan menghadirkan tiga narasumber yang telah tersertifikasi JULEHA, yaitu Dr. Ir. Nur Widodo, S.Pt., M.Sc., Dr. Agr. Roni Yulianto, S.Pt., M.P., dan drh. Purnaning Dhian Isnaeni, M.Pt. Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai prinsip dasar penyembelihan halal, penerapan syariat Islam dalam penyembelihan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), higiene dan sanitasi, kesejahteraan hewan (animal welfare), penyiapan peralatan, pemeriksaan kelayakan hewan, teknik penyembelihan halal, hingga penetapan status kematian hewan.
Para narasumber menekankan bahwa kompetensi seorang Juru Sembelih Halal tidak hanya mencakup keterampilan teknis penyembelihan, tetapi juga pemahaman terhadap aspek syariat, kesejahteraan hewan, dan jaminan keamanan pangan. Ketepatan teknik penyembelihan, penggunaan pisau yang tajam, serta pemeriksaan proses penyembelihan menjadi faktor penting dalam menjamin kehalalan dan mutu produk pangan asal hewan.
Pada hari kedua, peserta mengikuti praktik penyembelihan secara langsung untuk mengaplikasikan materi yang telah diperoleh. Praktik meliputi penanganan hewan sebelum penyembelihan, penerapan teknik penyembelihan halal yang benar, serta evaluasi kelayakan proses penyembelihan sesuai standar JULEHA.
Melalui kegiatan ini, Laboratorium Agroindustri PS Peternakan Universitas Jember berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang penyembelihan halal, sehingga mampu menghasilkan produk hewan yang halal, aman, sehat, utuh, dan berkualitas sesuai tuntutan masyarakat serta regulasi yang berlaku.