Wisata Edukasi Milkindo “GREEN FARM”

Berkunjung ke peternakan? Apa bagusnya? Mau main sama sapi? Bau dan kotor!!.

Pasti seperti ituka dibenak kita ketika sudah mendengar kata peternakan. Hello guys….. peternakan bukan hanya identik dengan tempatnya yang kotor-kotoran dan tempatmya yang bau. Akan tetapi peternakan juga bisa tentang hal yang seru,asyik dan pastinya meng-edukasi loh.

Seperti pada tempat yang satu ini ini contohnya yaitu “ Milkindo Gren Farm Kepanjen”.  Peternakan moderen yang terletak di desa Tegalsari , kecamatan kepanjen, kabupaten Malang ini tempatnya beda dari yang lain. Peternakan dengan teknologi modern dan juga mengusung “ Integrated Farming Sistem”. Memiliki tempat yang nyaman,indah dan dipenuhi oleh wahana-wahana yang sangat menghibur serta mengedukasi jika kita berkunjungi kesana. Peternakan Milkindo tersebut menjadi salah satu tempat tujuan kunjungan study tour mahasiswa UNEJ Fakultas Pertanian Program Study Peternakan.

Peternakan ini mungusung sistem “ Intergrated Farming System “ yang artinya memadukan sistem pertanian dengan peternakan dalam satu lahan sekaligus. Peternakan ini tidak hanya memiliki sapi perah sebagai komuditas utama namunjuga memelihara ternak lain seperti kelinci, kambing, domba ayam, ikan lele dan merpati.

Peternakan milkindo ini berdidi sejak tahun 1984 memiliki sebuah Cv. Milkindo Berkah abadi dengan sistem tradisional namun telah memulai membangun dengan konsep moderen sejak tahun 2011. Setiap pengunjung cukup membayar karcis seharga Rp 10.000 untuk bisa masuk dengan menikmati fasilitas yang ada di dalam area agrowisata milkindo ini. Dalam kunjungan kali ini mahasiswa didampingi oleh salah satu tour guid bernama Yunarto Agung Wibowo yang sedia mendampingi kami dari rombongan UNEJ dengan memberi informasi tentang seluk-beluk informasi mengenai peternakan ini. Jenis sapi perah yang diternakkan di peternakan ini adalah berjenis sapi perah FH (Frisian Holdenstretin) dengan jumlah sebanyak 118 ekor. Ditempat ini pengujung diberikan kesmpatan untuk belajar cara memerah sapi secara langsung. Dan yang istimewanya lagi dari peternakan  ini yaitu juga memilikisistem pengolahan limbah untuk kotoran sapi yang dijadikan sebgai biogas ddan pupuk kandang.

Selain sapi perah, peternakan ini juga memiliki ternak lain seperti 15 ekor domba dengan jenis domba merino yang berumur 5 bulan hingga 1 tahun. Sama seperti sapi, domba in juga menghasilkan susu namun susu yang dihasilkan tidak untuk diproduksi atau diolah sendiri melaikan hanya untuk diberikan kepada anakan. Untuk sistem pertanian peternakan ini menggunakan sistem hidroponik dimana terdapat tanamansayur yang terdiri dari bayam dan buah buahan.